Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jabodetabek, Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Membersihkannya
"Kalau kena muka, itu segera gunakan facial wash yang proper. Jangan langsung gesek, karena bisa baret-baret," ujarnya.
Dia juga meminta masyarakat yang memiliki kebiasaan berolahraga di luar ruangan untuk sementara beralih ke aktivitas indoor.
"Terus buat teman-teman yang hobi berolahraga outdoor, diganti dulu di indoor, ya. Daripada Anda berisiko menghirup abu vulkanik semakin banyak," kata Dokter Tirta.
Imbauan tersebut disampaikan ketika aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian. Berdasarkan laporan Badan Geologi, Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga.
Erupsi menerus dilaporkan terjadi sejak 5 September 2026 pukul 23.07 WIB dan disertai suara gemuruh. Fenomena erupsi tersebut secara visual diinterpretasikan sebagai lava fountain atau lava air mancur.