Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gejala Covid-19 Stratus yang Sedang Menyerang Indonesia, Bikin Suara Serak!
Advertisement . Scroll to see content

Apakah Varian Baru Deltacron Lebih Berbahaya dari Omicron? Ini Penjelasan IDI

Minggu, 13 Maret 2022 - 15:55:00 WIB
Apakah Varian Baru Deltacron Lebih Berbahaya dari Omicron? Ini Penjelasan IDI
IDI menjelaskan tentang varian baru Deltacron. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Apakah lebih berbahaya dari Delta atau Omicron?

Dalam penjelasannya, dia tidak dapat memastikan apakah varian baru Deltacron ini lebih berbahaya dari varian sebelumnya. Prof Zubairi menerangkan bahwa jumlah kasus yang terdeteksi saat ini masih sangat sedikit, sehingga belum dapat dipastikan Deltacron berbahaya atau tidak.

Dia juga mengatakan hanya beberapa negara yang memiliki pasien Deltacron, seperti Amerika dan Inggris. Namun bila melansir dari Fox News bahwa jumlah pasien Deltacron di Amerika baru 17 orang. 


"Di mana virus ini ditemukan di beberapa tempat Amerika Serikat, Prancis, Denmark dan Belanda. Sedikit sekali di Amerika juga ditemukan di Inggris," kata Prof Zubairi

Di sisi lain, WHO mengatakan Deltacron telah terdeteksi, jumlahnya sangat rendah, menurut ahli epidemiologi penyakit menular belum ada. 

"Kami belum melihat perubahan dalam tingkat keparahannya. Tetapi ada banyak penelitian yang sedang berlangsung," kata Maria Van Kerkhove, dilansir dari Times of India, Minggu (13/3/2022)

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut