Atur Jarak Kelahiran Minimal 3 Tahun, Berkaitan dengan Risiko Stunting
Kategori tersebut meliputi usia terlalu muda, terlalu tua, jarak kehamilan terlalu dekat, maupun jumlah kehamilan yang terlalu banyak.
Untuk perempuan yang hamil pada usia di atas 35 tahun, misalnya, perlu berkonsultasi lebih sering dengan tenaga kesehatan karena kehamilan pada usia tersebut memiliki risiko yang lebih tinggi.
“Edukasi. Kalau dia milihnya yang apa, yang jangka pendek, ya apa boleh buat,” ujar Wahidin.
Karena itu, perencanaan keluarga tidak hanya menyangkut jumlah anak yang ingin dimiliki, tetapi juga kapan kehamilan direncanakan dan seberapa jauh jarak antar-kelahiran.
Dengan perencanaan tersebut, pasangan diharapkan dapat mempersiapkan kondisi kesehatan ibu sekaligus memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak secara lebih optimal.
Editor: Dani M Dahwilani