Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Desil DTSEN Sempat Berubah Signifikan, Gus Ipul Ungkap Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Atur Jarak Kelahiran Minimal 3 Tahun, Berkaitan dengan Risiko Stunting

Rabu, 23 September 2026 - 16:01:00 WIB
Atur Jarak Kelahiran Minimal 3 Tahun, Berkaitan dengan Risiko Stunting
Terdapat kajian yang menunjukkan kecenderungan anak dengan jarak kelahiran lebih dari 2 tahun memiliki tinggi dan berat badan rata-rata lebih baik. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

“Kalau bayangkan kalau misalnya belum 6 bulan sudah hamil, berarti kan bayi kita pasti stop, ASI-nya stop,” katanya.

Selain memenuhi kebutuhan bayi, jarak kelahiran juga memberikan kesempatan bagi ibu untuk memulihkan kondisi tubuh dan mempersiapkan kehamilan berikutnya.

Karena itu, dalam paparannya, masyarakat dianjurkan mengatur jarak kelahiran dengan interval minimal 36 bulan atau sekitar tiga tahun.

“Makanya kita juga menganjurkan untuk punya jarak dengan interval minimal 36 bulan, tiga tahun,” ujar Wahidin.

Pentingnya mengatur jarak kelahiran juga dikaitkan dengan kondisi gizi ibu. Penggunaan kontrasepsi memungkinkan pasangan menentukan kapan ingin memiliki anak pertama, mengatur jarak kelahiran, sekaligus merencanakan jumlah anak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut