Bangun Tidur Malah Pusing dan Linglung? Bisa Jadi karena Kebiasaan Ini
Dengan meletakkan alarm jauh dari tempat tidur, seseorang harus beranjak untuk mematikannya. Gerakan tersebut dapat membantu tubuh menjadi lebih aktif sehingga keinginan untuk kembali tidur bisa berkurang.
Cahaya juga dapat dimanfaatkan untuk membantu tubuh beralih dari kondisi tidur menuju terjaga. Dr. Cecep menyarankan agar kamar mendapatkan paparan cahaya ketika waktu bangun tiba.
“Cahaya adalah sinyal bangun paling kuat untuk otak. Atur gordenmu agar sedikit terbuka, atau gunakan lampu pintar (smart lamp) yang bisa di-setting untuk menyala dan meredup perlahan 15 menit sebelum alarm berbunyi,” katanya.
Selain cahaya, suara alarm juga dapat diperhatikan. Dr. Cecep menyarankan menggunakan suara alarm yang lebih lembut dan melodis atau memiliki nada yang meningkat secara bertahap.
“Hindari suara alarm yang terlalu kasar dan mengejutkan. Penelitian menunjukkan bahwa alarm dengan suara yang melodis atau nadanya naik secara bertahap bisa membantu proses transisi otak dari tidur ke sadar menjadi lebih lembut,” ucapnya.