Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebiasaan Bangun Kesiangan Lewat Jam 08.00 Pagi Tingkatkan Risiko Kematian
Advertisement . Scroll to see content

Bangun Tidur Tiba-Tiba Ada Memar Biru? Bukan Dicubit Setan Ini Penyebabnya

Kamis, 10 September 2026 - 08:40:00 WIB
Bangun Tidur Tiba-Tiba Ada Memar Biru? Bukan Dicubit Setan Ini Penyebabnya
Bangun tidur tiba-tiba menemukan memar biru di paha atau lengan tentu bisa membuat kaget sebagian percaya dicubit setan. (Foto; Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Solusi cepat atasinya, kompres es 10 - 15 menit 24 jam pertama, makan bonggol nanas. Es memicu vasokonstriksi (menyempitkan pembuluh) untuk stop pendarahan," kata dr Cecep.

Dia juga menyebut kandungan bromelain pada bonggol nanas memiliki aktivitas fibrinolitik yang secara teori dapat membantu proses pemecahan bekuan darah. Namun, bukti manfaatnya untuk mempercepat penyembuhan memar pada manusia masih terbatas.

Masyarakat juga disarankan tidak mengurut area yang memar atau langsung mengoleskan balsem panas. Panas dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah sehingga perdarahan di jaringan berpotensi bertambah.

"Jangan dibalsem atau diurut. Panas memicu vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah). Darah yang bocor justru makin deras dan memar makin luas," ujarnya.

Untuk mencegah tubuh mudah memar, kebutuhan nutrisi harian juga perlu diperhatikan. Konsumsi makanan sumber vitamin C seperti jambu biji serta sayuran hijau seperti bayam dan sawi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Meski memar spontan sering kali tidak berbahaya, kondisi yang muncul berulang atau disertai gejala lain perlu diperiksa. Terlebih jika jumlah memar semakin banyak atau muncul perdarahan di bagian tubuh lain.

"Kapan ke dokter? Bila memar banyak, gusi berdarah, muncul bintik merah (petekie), atau disertai kelelahan berlebihan yang gak biasa," kata dr Cecep.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut