Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Fahira Almira Sebut Dokter Indonesia Tak Sarankan Tes Darah usai Didiagnosis Usus Buntu
Advertisement . Scroll to see content

Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:30:00 WIB
Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter
Ilustrasi pasien di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Kemampuan dan Pengalaman Dokter Bisa Memengaruhi Hasil Pemeriksaan

Salah satu faktor yang menurut dr Dicky perlu diperhatikan adalah pemeriksaan menggunakan ultrasonografi atau USG.

Dia menjelaskan bahwa USG bersifat sangat bergantung pada operator. Artinya, hasil pemeriksaan dapat dipengaruhi oleh keahlian, pengalaman, keterampilan, hingga teknologi yang digunakan.

"Secara objektif USG itu bersifat sangat operator dependent, jadi studi menunjukkan apendiks gagal tervisualisasi pada 30-50 persen kasus. Artinya, variasinya sangat bergantung juga pada keahlian operator, termasuk teknologi, skill, dan pengalaman," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, hasil pemeriksaan USG dari satu fasilitas kesehatan dengan fasilitas lainnya tidak selalu identik.

Menurut dr Dicky, faktor pasien juga dapat memengaruhi proses pemeriksaan. Misalnya, kondisi tubuh pasien, gas di dalam usus, hingga posisi apendiks dapat membuat organ tersebut lebih sulit dinilai melalui USG.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut