Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Fahira Almira Sebut Dokter Indonesia Tak Sarankan Tes Darah usai Didiagnosis Usus Buntu
Advertisement . Scroll to see content

Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:30:00 WIB
Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter
Ilustrasi pasien di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menyebut terdapat sejumlah kemungkinan yang perlu dilihat berdasarkan rekam medis secara lengkap, termasuk kemungkinan adanya peradangan ringan yang kemudian membaik atau kemungkinan diagnosis awal yang terlalu mengarah pada apendisitis.

"Jadi kedua kemungkinan, artinya radang ringan yang membaik sendiri atau overdiagnosis awal, sama-sama valid tanpa rekam medis yang lengkap," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, dr Dicky juga menyoroti pemahaman publik mengenai ukuran apendiks yang disebut mencapai 8,1 milimeter dalam pemeriksaan Fahira.

Menurut dia, ukuran tersebut memang berada di atas batas yang sering digunakan dalam penilaian USG, tetapi angka tersebut tidak dapat berdiri sendiri sebagai penentu diagnosis apendisitis.

Diagnosis usus buntu perlu mempertimbangkan berbagai temuan, termasuk gambaran pencitraan, gejala, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut