Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Fahira Almira Sebut Dokter Indonesia Tak Sarankan Tes Darah usai Didiagnosis Usus Buntu
Advertisement . Scroll to see content

Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:30:00 WIB
Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter
Ilustrasi pasien di rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Dengan demikian, perbedaan hasil antara rumah sakit di Indonesia dan Penang tidak bisa langsung disederhanakan menjadi persoalan 'dokter Indonesia salah' atau 'dokter Malaysia benar'.

Second Opinion Merupakan Hak Pasien

Di tengah polemik kasus Fahira, dr Dicky menegaskan bahwa pasien tetap memiliki hak untuk mencari pendapat medis kedua.

Menurutnya, 'second opinion' merupakan hak pasien yang sah dan tidak menjadi persoalan, termasuk apabila dilakukan di negara lain.

Namun, dia mengingatkan bahwa ketika hasil diagnosis kemudian dibandingkan secara terbuka di media sosial tanpa menyertakan keseluruhan rekam medis dan konteks klinis, publik berpotensi mendapatkan gambaran yang tidak utuh.

"Secara etika hak pasien atas pendapat kedua atau second opinion adalah hak yang sah, dijamin itu haknya secara etik medis universal. Tidak ada yang salah itu, termasuk lintas negara," kata dr Dicky.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut