Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Bisa Sembarangan! Ini Syarat Ginjal Babi Bisa Ditanam ke Tubuh Manusia
Advertisement . Scroll to see content

Benarkah Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Dokter Ungkap Fakta Ini

Selasa, 29 September 2026 - 14:38:00 WIB
Benarkah Obat Hipertensi Bikin Ginjal Rusak? Dokter Ungkap Fakta Ini
Anggapan obat hipertensi yang dikonsumsi dalam jangka panjang dapat merusak ginjal masih banyak dipercaya masyarakat. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Sebab itu, pasien tidak dianjurkan menghentikan obat secara sepihak hanya karena merasa kondisi tubuh sudah membaik. Penghentian obat dapat membuat tekanan darah kembali meningkat tanpa disadari.

Kondisi tersebut berisiko menyebabkan kerusakan organ target atau target organ damage (TOD). Organ yang dapat terdampak antara lain ginjal, jantung, dan mata, serta meningkatkan risiko terjadinya stroke.

Prof Yoga juga mencontohkan penelitian yang membandingkan pasien hipertensi yang tetap mengonsumsi obat dengan pasien yang menghentikan pengobatan. Hasilnya menunjukkan tekanan darah kembali meningkat pada kelompok yang berhenti minum obat dan diikuti komplikasi serius.

"Ada satu penelitian bagus, orang-orang hipertensi dikasih antihipertensi, terkontrol. Kemudian dibagi dua kelompok: satu meneruskan obatnya, satu berhenti. Ternyata kelompok yang meneruskan obatnya bagus. Yang berhenti obat tentu tensinya naik lagi, gagal ginjal, jantungnya bengkak, itu terjadi," kata Prof Yoga.

Dia menambahkan sekitar 80 persen penderita hipertensi membutuhkan lebih dari satu jenis obat untuk membantu mengontrol tekanan darah. Pengobatan tersebut perlu dilakukan sesuai evaluasi dan anjuran dokter.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut