Benarkah Penderita Osteoporosis Tak Boleh Olahraga? Ini Kata Dokter
JAKARTA, iNews.id - Penderita osteoporosis atau tulang keropos kerap dianggap tidak boleh melakukan olahraga. Benarkah anggapan tersebut?
Anggapan ini muncul karena aktivitas fisik dikhawatirkan meningkatkan risiko terjatuh hingga menyebabkan patah tulang. Padahal, olahraga justru menjadi salah satu aktivitas penting yang dianjurkan untuk membantu menjaga kekuatan tulang.
Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi Subspesialis Cedera Olahraga Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, Subsp.CO(K), menegaskan bahwa penderita osteoporosis tetap perlu berolahraga. Namun, jenis dan intensitas latihan harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Menurut dr Henry, salah satu cara menjaga kepadatan tulang adalah memberikan tekanan melalui aktivitas fisik, terutama latihan beban. Tekanan tersebut dapat merangsang tulang untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kekuatannya.
"Yang menyebabkan tulang tebal itu adalah tekanan. Makanya kuncinya mesti latihan beban," kata dr Henry saat ditemui dalam agenda Timeless Music, Timeless Movement yang digelar Siloam Hospitals Mampang di Fountain Atrium Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (30/10/2026).