Bukan Cuma Bikin Stres, Sering Overthinking Dikaitkan dengan Risiko Penurunan Kognitif
JAKARTA, iNews.id - Bukan cuma bikin stres, kebiasaan overthinking atau berpikir negatif secara berulang juga dikaitkan dengan perubahan pada otak. Pola pikir negatif yang terus berulang berhubungan dengan penurunan fungsi kognitif serta sejumlah penanda biologis yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer.
Hal ini diungkap dokter Adam Prabata melalui akun X. Dia membagikan hasil penelitian yang meneliti hubungan repetitive negative thinking (RNT) dengan perubahan kemampuan kognitif dan penanda biologis Alzheimer.
“Sering berpikir negatif bisa berujung pada penurunan kemampuan otak,” tulis Adam dalam unggahannya.
Adam menjelaskan, orang yang cenderung memiliki pola pikir negatif secara berulang dapat memiliki risiko lebih tinggi mengalami penurunan kemampuan otak. Kondisi tersebut juga dikaitkan dengan risiko depresi dan kecemasan.
Kemampuan otak yang terdampak dalam penelitian mencakup fungsi kognitif secara keseluruhan, termasuk memori.