Bukan Cuma Kopi, Dokter Ungkap Kebiasaan Ini Bisa Bikin Anak Muda Alami Darah Tinggi
Secara medis, hipertensi dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan hipertensi pada orang dewasa sebagai tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih dan/atau tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih, berdasarkan pengukuran pada dua hari berbeda.
Sementara itu, pedoman American Heart Association (AHA) dan American College of Cardiology (ACC) 2025 menggunakan ambang yang lebih rendah untuk kategori hipertensi. Tekanan darah 130-139 mmHg sistolik atau 80-89 mmHg diastolik sudah masuk kategori hipertensi tahap 1.
Sebab itu, anak muda sebaiknya tidak menunggu munculnya keluhan untuk memeriksa tekanan darah. Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mendeteksi tekanan darah tinggi lebih awal.
dr Tirta juga mengingatkan pentingnya memperhatikan angka sistolik dan diastolik ketika melakukan pemeriksaan.
"Tekanan darah normal tuh adalah 120 tuh sistoliknya, per 80 mmHg. Di bawah itu masih normal. Di bawah 100 itu hipotensi, bisa pingsan orangnya. Di atas 140 itu hipertensi stage 1. Jadi kalau tekanan darahmu dari 100 sampai 140, ya, sistoliknya, itu masihlah aman. Kalau bawahnya, diastolik, itu yang sensitif. Normalnya kan 80, 70 masih aman. Tapi kalau udah 90 sampai 100 diastoliknya, berarti kemungkinan ada hipertensi," katanya.