Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jantung Berdebar dan Emosi Naik? Coba Trik Napas 4-2-6 Biar Cepat Tenang
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Mistis, Ini Alasan Mengapa Berada di Dekat Pohon Bikin Hati Tenang

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:42:00 WIB
Bukan Mistis, Ini Alasan Mengapa Berada di Dekat Pohon Bikin Hati Tenang
Alasan mengapa berada di dekat pohon bikin hati tenang ternyata berkaitan dengan respons tubuh terhadap sentuhan lingkungan alami. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Dan ini udah diteliti serius. Kadar kortisol dan hormon stres kita turun signifikan selama berada di antara pohon. Penelitian lain nujukin, aktivitas sel imun pembunuh alami naik lebih dari 50 persen setelah satu pekan dan efeknya bisa bertahan lebih dari 30 hari. Di Jepang, praktik ini punya nama sendiri: Shinrin-yoku, dan diakui sebagai bagian dari kesehatan preventif," ujarnya.

Shinrin-yoku atau forest bathing merupakan praktik menghabiskan waktu di lingkungan hutan dengan menikmati suasana alami melalui berbagai indra. Aktivitas tersebut tidak terbatas pada memeluk pohon, tetapi juga dapat berupa berjalan santai, menghirup udara, serta menikmati suara dan suasana pepohonan.

Di sisi lain, keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi penting bagi masyarakat perkotaan yang memiliki akses terbatas terhadap lingkungan alami. Bang Sap menyoroti kondisi RTH di Jakarta yang menurut dia masih jauh dari target.

"Masalahnya, pohonnya udah makin susah dicari. Ruang Terbuka Hijau di Jakarta aja baru 5,6 persen. Jauh dari target 30 persen yang harusnya dicapai paling lambat 2045. Ruang hijau yang cuma ada di perumahan elit itu bukan solusi lingkungan. Itu fasilitas premium yang kebetulan warnanya hijau," kata Bang Sap.

Dia pun mengajak masyarakat untuk menjaga keberadaan pohon dan ruang terbuka hijau. Menurutnya, pohon bukan hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga dapat menjadi bagian dari lingkungan yang mendukung kualitas hidup masyarakat.

"Jangan-jangan, yang perlu kita selamatkan duluan bukan dompet kita, tapi pohonnya, biar nanti masih ada yang bisa kita peluk," ujarnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut