Darurat Kesehatan Mental, Kemenkes Ungkap Usia 11-17 Tahun Rentan Percobaan Bunuh Diri
Dia menilai kelompok usia 11-17 tahun membutuhkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa. Deteksi terhadap persoalan psikologis sejak dini dinilai penting agar anak dan remaja mendapatkan bantuan yang sesuai.
Dante juga menegaskan kesehatan jiwa memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup seseorang. Gangguan jiwa bahkan berada di posisi kedua dalam memengaruhi kualitas hidup setelah gangguan otot dan rangka.
"Dampaknya gangguan jiwa itu besar dan mempengaruhi kualitas hidup. Kalau kualitas hidup itu diukur, ternyata gangguan jiwa itu menempati urutan kedua, di atas penyakit jantung, pembuluh darah, diabetes. Yang pertama gangguan otot dan rangka, gangguan jiwa itu nomor dua mempengaruhi kualitas hidup. Ini begitu pentingnya, orangnya kelihatan sehat tapi kualitas hidupnya itu tidak maksimal karena mereka mengalami gangguan jiwa," ujar Dante.
Menurut dia, kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya penguatan deteksi dan intervensi dini di berbagai lini masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menemukan anak dan remaja yang membutuhkan dukungan sebelum persoalan kesehatan jiwa berkembang lebih berat.
"Karena itu kita perlu menemukan lebih dini. Karena semakin dini kita menemukan, kualitas hidupnya bisa diperbaiki, percobaan bunuh diri menjadi lebih kecil, dan kita bisa mengevaluasi ini di semua lini," kata Dante.