Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Benarkah LASIK Aman? Dokter Mata Jelaskan Fakta dan Risikonya!
Advertisement . Scroll to see content

Deteksi Kurang Maksimal, Banyak Pasien Hemofilia yang Terlanjur Sakit Berat 

Minggu, 20 April 2025 - 08:25:00 WIB
Deteksi Kurang Maksimal, Banyak Pasien Hemofilia yang Terlanjur Sakit Berat 
Penyakit Hemofilia di Indonesia masih belum banyak terdeteksi dan ini menjadi ancaman bagi pasien. (Foto: Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PenyakitHemofilia belum banyak terdeteksi di Indonesia. Masalah ini membuat pasien Hemofilia kerap kali ditemukan sudah dalam kondisi yang parah.

Menurut World Federation of Hemophilia, diperkirakan 1 dari 10.000 orang di dunia mengalami Hemofilia. Namun, prevalensi di Indonesia masih tergolong rendah, karena banyak kasus yang belum terdeteksi.

Data Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) tahun 2024 menunjukkan, baru sekitar 11 persen pasien Hemofilia berhasil teridentifikasi di Indonesia, atau sebanyak 3.658. Jumlah ini masih jauh dari perkiraan yang seharusnya sejumlah 28.000 pasien.

Hal ini pun diungkap Dokter Spesialis Anak dr Novie Amelia Chozie, SpA(K) yang juga Ketua HMHI. "Banyak kasus yang baru terdeteksi setelah pasien mengalami perdarahan berat, yang meningkatkan risiko komplikasi serius seperti disabilitas dan kematian," kata dr Novie dalam keterangan resminya, Minggu (20/4/2025).

Dokter Novie menerangkan, saat ini hanya sekitar 11 persen dari perkiraan total pasien Hemofilia di Indonesia yang telah terdiagnosis. Hal ini menunjukkan masih banyak kasus yang belum terdeteksi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut