Jangan Keliru, Yuk Kenali 4 Jenis Tes Covid-19 yang Ada di Indonesia

Leonardus Selwyn ยท Senin, 22 Maret 2021 - 18:24:00 WIB
Jangan Keliru, Yuk Kenali 4 Jenis Tes Covid-19 yang Ada di Indonesia
Kenali berbagai jenis tes covid-19. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19, banyak informasi dan istilah medis yang beredar. Beberapa diantaranya adalah tes yang lebih dikenal dengan 3T. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami dengan betul apa itu 3T. 

Istilah 3T yaitu tes yang bertujuan untuk mengetahui status seseorang apakah positif terinfeksi Covid-19 atau tidak. Tes harus dilakukan saat mengalami gejala Covid-19 dan memiliki riwayat kontak dengan pasien dipastikan positif Covid-19. 

Mengutip dari laman Instagram Satgas Penanganan Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku @satgasperubahanperilaku, Senin (22/3/2021), saat ini terdapat beberapa alat yang bisa digunakan untuk melakukan tes Covid-19. Yuk kenali berbagai jenisnya. 

1. GeNose c19 

Alat tes ini bisa mendeteksi Covid-19 hanya dengan hembusan napas. Seseorang akan diminta mengambil sampel hembusan napas di dalam kantong plastik. Tes ini hanya membutuhkan waktu yang singkat yakni 15 menit. 

2. Rapid Test 

Tes ini akan mendeteksi Covid-19 melalui antibodi dalam darah. Tentunya sampel yang digunakan dalam tes ini adalah darah seseorang yang diduga terinfeksi Covid-19. Selintas pemeriksaan rapid tes ini mirip dengan pemeriksaan gula darah. Hanya dibutuhkan waktu sekira 10-15 menit untuk mengetahui hasilnya. 

3. Swab Antigen 

Swab antigen digunakan untuk mendeteksi materi genetik atau protein spesifik dari virus dalam tubuh. Sampel tes ini diambil melalui swab lubang hidung, dan membutuhkan jangka waktu kurang lebih selama 30 menit di fasilitas kesehatan.

4. Swab PCR 

Swab PCR adalah tes Covid-19 dengan tingkat akurasi yang paling tinggi diantara lainnya dan menjadi gold standar dalam pemeriksaan Covid-19. Target deteksi tes ini adalah materi genetik (DNA dan RNA) dari virus. 

Pengambilan sampelnya berasal dari mulut dan hidung. Meski akurat, namun pemeriksaan ini membutuhkan waktu yang lebih laman sekira 1-2 hari setelah sampel diterima di laboratorium.

Editor : Dyah Ayu Pamela