Jangan Sepelekan Kebas dan Kesemutan yang Berulang, Awas Gula Tinggi
"Ini bisa mengakibatkan luka atau cidera yang dapat berujung pada amputasi," kata dr Tri Juli melalui keterangannya belum lama ini.
Dia melanjutkan, kebas dan kesemutan bisa jadi merupakan gejala awal dan tidak boleh diabaikan. Jika berulang, sebaiknya segera periksa ke dokter, karena mungkin saja Anda tidak sadar sudah menderita diabetes dan sudah mengalami komplikasi.
"Deteksi dini akan membantu pasien mendapatkan penanganan sejak awal, sebelum terjadi kerusakan saraf yang semakin parah. Salah satu cara mengurangi gejala neuropati dengan latihan fisik atau berolahraga, serta mengonsumsi vitamin untuk saraf jika perlu," kata dia.
Senam Neuromove cegah gangguan saraf
Dr. Ade Jeanne Domina L. Tobing selaku Spesialis Kedokteran Olahraga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) menjelaskan, penting untuk melakukan aktivitas fisik dan latihan fisik secara baik, benar, terukur dan teratur (BBTT).
Menurutnya, aktivitas sedentary seperti duduk berjam-jam dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular/ penyakit kurang gerak seperti diabetes melitus, kegemukan, tekanan darah tinggi, osteoporosis termasuk gejala neuropati akibat penyakit.