Kelelahan Ekstrem Bisa Mengancam Nyawa? Ini Faktanya
Minggu, 13 Juli 2025 - 15:57:00 WIB
"Jika seseorang sadar akan penyakit MG, mereka yang memiliki gejala penyakit dapat didiagnosis sesegera mungkin dan mendapat terapi yang tepat jika terbukti sakit MG," ungkapnya.
Sebagai informasi, pasien MG menghadapi risiko kematian yang lebih tinggi. Data Menarini Indonesia mencatat, tingkat mortalitas pasien MG mencapai 14 persen dalam 5 tahun dan 21 persen dalam 10 tahun setelah gejala muncul.
Risiko terbesar datang salah satunya dari krisis pernapasan (krisis miastenik) yang membutuhkan perawatan intensif. Ini menegaskan betapa krusialnya kesadaran publik dan diagnosis dini untuk mengelola MG secara efektif dan mencegah komplikasi fatal.
Editor: Muhammad Sukardi