Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Angka Bunuh Diri di Indonesia Terus Naik, Kemenkes Minta Jangan Menghakimi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Ungkap Dampak Bunuh Diri, 1 Kasus Pengaruhi 30 Orang di Sekitar

Kamis, 10 September 2026 - 08:12:00 WIB
Kemenkes Ungkap Dampak Bunuh Diri, 1 Kasus Pengaruhi 30 Orang di Sekitar
Kemenkes mengungkap dampak bunuh diri tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga sedikitnya 30 orang di lingkungan sekitarnya. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Catatan Redaksi: Berita ini memuat informasi mengenai bunuh diri dan disajikan untuk kepentingan publik, khususnya untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan dan kesehatan mental. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan berat, memiliki pikiran untuk menyakiti diri atau bunuh diri, segera cari bantuan dari orang yang dipercaya atau tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, atau menghubungi Call Center 119 ekstensi 8. 

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap dampak bunuh diri tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga sedikitnya 30 orang di lingkungan sekitarnya. Mereka dapat mencakup keluarga, sahabat hingga petugas yang memberikan pertolongan.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, dr Imran Pambudi, mengatakan dampak tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya membangun lingkungan yang lebih aman dan mendukung kesehatan jiwa.

Menurutnya, setiap kasus bunuh diri dapat meninggalkan dampak emosional yang mendalam bagi orang-orang yang berada di sekitar korban. Karena itu, persoalan bunuh diri perlu dipandang dengan pendekatan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan.

Kemenkes juga menyoroti tren kasus bunuh diri yang terus meningkat. Berdasarkan data kepolisian yang dipaparkan dr. Imran, tercatat 1.332 kasus pada 2023, kemudian meningkat menjadi 1.403 kasus pada 2024 dan mencapai 1.503 kasus pada 2025.

Namun, angka tersebut diperkirakan belum menggambarkan seluruh kasus yang terjadi. Berdasarkan estimasi Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) pada 2023, jumlah kasus bunuh diri di Indonesia diperkirakan mencapai 5.236 kasus.

"Dan saya yakin sebetulnya ada kasus-kasus bunuh diri yang tidak dilaporkan. Nah, ini baru yang tercatat yang sudah terjadi. Belum yang percobaan bunuh diri tapi gak jadi meninggal. Itu juga cukup banyak dan kasus-kasus seperti ini seringkali ditutupi, mereka gak melaporkan," kata dr Imran, dalam agenda Temu Media di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (9/9/2026), dalam memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh pada 10 September 2026..

Di tengah kondisi tersebut, Kemenkes mendorong perubahan narasi dan perspektif masyarakat terhadap bunuh diri. Upaya ini sejalan dengan tema global pencegahan bunuh diri 2024–2026, yakni Changing the Narrative on Suicide.

"Jadi tema global untuk tahun 2024 sampai 2026 ini adalah Changing the Narrative on Suicide. Jadi kita perlu mengubah narasi tentang bunuh diri. Narasi ini kan tergantung dari POV-nya, seringkali kita berpikiran orang yang mencoba bunuh diri itu adalah orang yang tidak bersyukur, ini kan juga berbeda. Jadi kita perlu mengubah narasinya tentang bunuh diri," ujar dr Imran.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut