Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Makan Kol Goreng Tidak Baik bagi Kesehatan? Ini Kandungan di Dalamnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:10:00 WIB
Kenapa Makan Kol Goreng Tidak Baik bagi Kesehatan? Ini Kandungan di Dalamnya
Minyak yang dipanaskan berulang kali, terlebih pada suhu tinggi, dapat mengalami oksidasi dan menghasilkan berbagai senyawa hasil degradasi. (Foto: Instagram Menkes)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, proses penggorengan dapat meningkatkan jumlah kalori karena sebagian minyak terserap ke dalam makanan. Besarnya penambahan kalori bergantung pada jumlah minyak yang terserap dan metode penggorengan.

Jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan terlalu sering, tambahan kalori tersebut dapat berkontribusi terhadap kelebihan asupan energi harian.

3. Berpotensi Menambah Asupan Lemak

Kol secara alami mengandung sedikit lemak. Namun, ketika digoreng, kandungan lemaknya meningkat akibat penyerapan minyak.

Konsumsi makanan yang tinggi lemak secara berlebihan dapat membuat pola makan menjadi kurang seimbang. Dampaknya terhadap kadar kolesterol juga bergantung pada jenis lemak yang dikonsumsi, jumlahnya, serta pola makan dan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Perlu diketahui, kol goreng tidak otomatis menyebabkan kolesterol tinggi. Faktor lain, seperti konsumsi lemak jenuh, riwayat keluarga, aktivitas fisik, dan kondisi metabolisme, turut memengaruhi kadar kolesterol dalam darah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut