Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Makan Kol Goreng Tidak Baik bagi Kesehatan? Ini Kandungan di Dalamnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:10:00 WIB
Kenapa Makan Kol Goreng Tidak Baik bagi Kesehatan? Ini Kandungan di Dalamnya
Minyak yang dipanaskan berulang kali, terlebih pada suhu tinggi, dapat mengalami oksidasi dan menghasilkan berbagai senyawa hasil degradasi. (Foto: Instagram Menkes)
Advertisement . Scroll to see content

“Padahal kol yang normal ini punya senyawa antikanker. Kalau dia digoreng, malah jadi pemicu kanker. Jadi, kalau kalian pengin makan yang murah, enak, dan sehat, ambil sayurnya yang mentah aja sebagai lalapan,” ucap Budi.

Namun, kaitan antara kol goreng dan kanker perlu dipahami secara proporsional. Belum tepat menyimpulkan bahwa mengonsumsi kol goreng secara langsung pasti menyebabkan kanker.

Risiko kesehatan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan dan paparan senyawa tertentu yang terbentuk selama proses pemasakan. Penggunaan minyak secara berulang dapat menghasilkan produk oksidasi yang berpotensi membahayakan kesehatan, tetapi besarnya risiko bergantung pada tingkat paparan dan berbagai faktor lainnya.

Kol segar sendiri merupakan bagian dari pola makan sehat. Konsumsi sayuran secara rutin tetap dianjurkan dengan memperhatikan kebersihan, variasi makanan, dan metode pengolahannya.

6. Lebih Baik Mengonsumsi Kol Segar sebagai Lalapan

Untuk mendapatkan manfaat kol tanpa tambahan kalori berlebih dari minyak, masyarakat dapat mengonsumsinya dalam keadaan segar sebagai lalapan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut