Kenapa Remaja Lebih Nyaman Curhat ke Teman daripada Orang Tua? Ini Penjelasannya
Di Distrik Prafi, pendekatan dukungan terhadap remaja mulai dikembangkan melalui organisasi konselor sebaya di tiga sekolah. Masing-masing sekolah telah membentuk organisasi tersebut dengan guru pendamping, sementara siswa yang sudah mengikuti pelatihan mulai membantu mengenalkan materi kepada teman-teman lainnya.
Program ini juga direncanakan berlanjut melalui sosialisasi kepada orang tua agar dukungan terhadap remaja dapat berjalan beriringan di rumah dan sekolah.
Pada akhirnya, membantu remaja menghadapi persoalan bukan hanya soal meminta mereka menjadi lebih kuat. Mereka juga perlu memiliki lingkungan yang membuatnya merasa aman untuk bercerita, belajar mengenali emosi, dan mengetahui kepada siapa harus meminta bantuan ketika masalah terasa terlalu berat untuk dihadapi sendiri.
Editor: Muhammad Sukardi