Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Cuma Begadang, Ini Kebiasaan Buruk Sebelum Tidur Bisa Ganggu Kesehatan Ginjal
Advertisement . Scroll to see content

Ketindihan saat Tidur Apa Ulah Roh Jahat? Ini Penjelasan Medis

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 18:03:00 WIB
Ketindihan saat Tidur Apa Ulah Roh Jahat? Ini Penjelasan Medis
Fenomena erep-erep atau ketindihan saat tidur masih kerap dikaitkan dengan hal mistis. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Pas tidur masuk fase REM (fase kita paling sering mimpi), otak sengaja matiin otot rangka kita biar mimpi gak diperagain beneran. Nah kadang kesadaran udah bangun duluan, tapi ototnya masih ketahan. Sadar penuh, tapi gak bisa gerak," katanya.

Kenapa Dada Terasa seperti Ditindih?

Salah satu sensasi yang paling sering muncul saat ketindihan adalah dada terasa berat atau seperti mendapatkan tekanan. Kondisi tersebut juga dapat dijelaskan secara fisiologis.

"Rasa ketekan di dada juga ada penjelasannya: otot dinding dada ikut ketahan, jadi nafas terasa dangkal dan berat. Tapi mata sama diafragma gak ikut lumpuh, makanya kita masih bisa buka mata dan nafas tetep jalan," tambah dr Cecep.

Menurutnya, fenomena sleep paralysis sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia. Berbagai masyarakat di dunia memiliki istilah dan interpretasi berbeda terhadap pengalaman yang serupa.

"Dan ini bukan cuma di sini loh. Jepang nyebutnya kanashibari, Hongkong punya istilah sendiri, Eropa nyebut old hag. Polanya sama semua," jelas dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut