LVAD Buka Harapan Baru Pasien Gagal Jantung Berat, Ini Alasannya
Hal tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan terapi gagal jantung tidak hanya ditentukan oleh prosedur medis, tetapi juga oleh perawatan setelah tindakan.
Direktur Utama RSCM Supriyanto Dharmoredjo mengatakan pengembangan layanan gagal jantung membutuhkan ekosistem yang mencakup pelayanan, pendidikan, dan penelitian.
RSCM mengembangkan Advanced Heart Failure Program serta membangun tim multidisiplin untuk menangani pasien dengan gagal jantung lanjut, termasuk dalam pengembangan program LVAD.
Dalam prosesnya, tenaga kesehatan terlibat sejak tahap seleksi pasien, persiapan tindakan, operasi, perawatan intensif, hingga rehabilitasi dan pemantauan setelah pasien pulang.
Pengalaman dari prosedur LVAD tersebut kemudian menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan layanan gagal jantung di Indonesia.