Mengenal Batu Amandel, Gumpalan Kecil Bisa Picu Bau Mulut hingga Sulit Menelan
“Proses ini dinamis, bisa mengecil atau membesar ukuran batu dan klasifikasinya. Selain itu, di sekitar batu tersebut 'dihuni' oleh bakteri, yang dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih berat,” ucap dia.
Melansir Cleveland Clinic, batu amandel dapat menimbulkan sejumlah gejala, di antaranya bau mulut, rasa tidak enak di mulut, sakit tenggorokan, batuk, sakit telinga, serta kesulitan menelan. Sebagian orang juga merasakan sensasi seperti ada benda asing yang tersangkut di tenggorokan.
Risiko terbentuknya batu amandel dapat meningkat pada orang yang sering mengalami tonsilitis atau peradangan amandel berulang. Kondisi ini juga berkaitan dengan lipatan amandel yang lebih besar atau dalam sehingga memudahkan sisa makanan dan mikroorganisme terperangkap. Kurangnya asupan cairan atau dehidrasi juga dapat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi.
Pada umumnya, batu amandel tidak berbahaya dan dapat terjadi tanpa menimbulkan gejala berarti. Namun, batu berukuran besar berpotensi menyebabkan iritasi, pembengkakan, rasa tidak nyaman, hingga kesulitan menelan.
Jika disertai nyeri hebat, demam, pembengkakan yang semakin parah, atau gangguan menelan, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat.