Mengenal Generasi Alpha, Mulai dari Karakter hingga Asupan Nutrisi

Vien Dimyati · Sabtu, 28 September 2019 - 19:14:00 WIB
Mengenal Generasi Alpha, Mulai dari Karakter hingga Asupan Nutrisi
Tantangan memiliki anak generasi alpha (Foto : Interesting Engineering)

JAKARTA, iNews.id - Anak-anak yang lahir mulai tahun 2010 atau biasa disebut generasi alpha memiliki karakter yang unik. Mereka adalah anak dari para orangtua generasi milenial. Generask alpha dianggap lebih pintar dari generasi sebelumnya, karena sangat dekat dengan kecanggihan teknologi. Maka itu, para orangtua perlu mengenal karakter anak-anak generasi alpha.

Psikolog anak dan keluarga Rosdiana Setyaningrum mengatakan, anak-anak generasi alpha yang lahir dan besar di era kemajuan teknologi akan menghadapi banyak tantangan dan kesempatan di masa depan.

Untuk itu, mereka perlu memiliki kemampuan belajar progresif yaitu kemampuan belajar yang terus berkembang, dimulai dengan membentuk sikap belajar yang baik yang dapat diasah dengan melibatkan anak dan lingkungan.

“Orangtua perlu mendampingi anak mengasah kemampuan belajar progresif agar mereka bisa meraih capaian-capaian penting dalam tumbuh kembang sesuai tahapan usia. Kemampuan belajar progresif dibutuhkan untuk membentuk empat karakter anak hebat agar anak bisa meraih kesuksesan di masa depan.” ujar Rosdiana di Jakarta belum lama ini.

Menurutnya, karakter-karakter anak hebat yang dimaksud salah satunya, pertama, eksplorasi yaitu anak mau menjelajahi berbagai minat, kedua, berpikir kritis yaitu mampu berpikir dengan kritis dan banyak bertanya. Ketiga, jiwa kepemimpinan yang nantinya akan menjadi pelopor, memberi inspirasi dari diri sendiri lalu kelompoknya, dan keempat, empati yaitu nemahami kebutuhan orang lain agar menciptakan solusi bagi lingkungannya.

Selain stimulasi, bentuk dukungan yang bisa diberikan oleh orangtua adalah dengan menyediakan asupan gizi dimulai sejak awal tahapan kehidupan.

Pakar Neurologi Anak dr Attila Dewanti Sp.A(K) mengatakan, peran gizi sangatlah penting untuk mendukung kemampuan belajar progresif anak-anak generasi alpha yang saat ini masih berusia balita.

“Saat anak-anak memeroleh pengalaman baru dari proses belajar, terjadi pembentukan sirkuit baru pada otak mereka, sehingga luas sirkuit yang semula terbatas akan menjadi lebih luas. Asupan gizi yang tepat berguna untuk membentuk dan mematangkan sel-sel otak, sementara stimulasi yang cukup dapat membentuk dan memperkaya jaringan koneksi antar sel," kata dr. Attila.

Dr. Atilla menambahkan, orangtua perlu memerhatikan asupan makanan anak dengan kandungan asam lemak esensial seperti asam linoleat dan asam linolenat yang berguna untuk pembentukan membran sel otak dan tidak dapat dibentuk oleh tubuh secara alami. "Selain itu, anak juga memerlukan kolin yang merupakan komponen penting untuk fungsi sinaps otak serta zat besi yang bisa mengoptimalkan metabolisme sel otak," katanya.

Dalam memenuhi nutrisi anak generasi alpha, PT Wyeth Nutrition Sduaenam meluncurkan inovasi terbaru S-26 Procal Gold, susu pertumbuhan dengan Multiexcel α-Lipids System untuk mendukung orangtua mencukupi kebutuhan gizi si kecil. Peluncuran inovasi terbaru ini adalah bagian dari komitmen PT Wyeth Nutrition Sduaenam untuk terus memberikan produk berkualitas kepada anak-anak Indonesia.

“Wyeth percaya bahwa setiap anak memiliki potensi untuk menjadi anak hebat. Kami juga memahami bahwa orangtua memerlukan dukungan dalam membesarkan anak Generasi Alpha. Untuk itu, S-26 Procal Gold hadir dengan inovasi terbaru Multiexcel α-Lipids System yang membantu mendukung pertumbuhan si Kecil.” ujar Syara Latifatun Anisa, Brand Manager Gum Gold.

Dia berharap inovasi ini bisa mendukung orangtua dalam mempersiapkan Generasi Alpha untuk sukses di masa depan. Dengan perkembangan otak yang optimal, Generasi Alpha akan mampu belajar dengan progresif hingga bisa memiliki karakter anak hebat yang dibutuhkan bagi diri sendiri dan lingkungan kelak.” tutur Syara.

Editor : Vien Dimyati