Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Puan Maharani Desak Pengobatan Gratis
Advertisement . Scroll to see content

Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:38:00 WIB
Miris! 70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Paru Terancam Rusak
Ilustrasi balita terkena ISPA akibat karhutla. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

3. Memperburuk asma dan memicu sesak napas

Asap karhutla juga dapat memicu penyempitan saluran pernapasan, terutama pada anak yang memiliki asma atau penyakit paru sebelumnya.

Gejalanya dapat berupa mengi, batuk, dada terasa sesak, hingga kesulitan bernapas. Anak dengan riwayat gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih ketika kualitas udara memburuk.

4. Meningkatkan risiko gangguan pernapasan

Paparan asap dapat memperburuk gejala pernapasan dan berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan seperti ISPA. Namun, infeksi pernapasan dapat disebabkan oleh berbagai faktor sehingga tidak semua kasus di wilayah karhutla dapat langsung dikaitkan dengan asap.

Orang tua perlu memperhatikan apabila anak mengalami batuk yang tidak kunjung membaik, napas lebih cepat dari biasanya, atau keluhan pernapasan yang semakin berat.

5. Berpotensi mengganggu perkembangan paru

Bayi dan balita termasuk kelompok rentan, karena paru serta sistem pernapasannya masih berkembang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut