Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dirjen Imigrasi Kecam Event Lari Diskriminatif Bali Silent Disco, Cekal WNA yang Jadi Panitia
Advertisement . Scroll to see content

Rutin Lari Berisiko Tingkatkan Plak Jantung, Begini Kata Dokter

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52:00 WIB
Rutin Lari Berisiko Tingkatkan Plak Jantung, Begini Kata Dokter
Sejumlah penelitian menunjukkan olahraga lari, terutama lari jarak jauh atau maraton, ternyata berkaitan dengan peningkatan plak di pembuluh darah jantung. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rutin lari dikenal sebagai salah satu olahraga terbaik untuk menjaga kesehatan jantung. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan olahraga lari, terutama lari jarak jauh atau maraton, ternyata berkaitan dengan peningkatan plak di pembuluh darah jantung.

Temuan tersebut belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Menanggapi hal itu, dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Adam Prabata mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan lari berbahaya bagi jantung.

Menurutnya, plak merupakan penumpukan kolesterol dan berbagai komponen lain di dinding pembuluh darah. Jika plak terus bertambah dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

dr Adam mengutip penelitian yang melibatkan sekitar 550 partisipan yang terdiri atas atlet olahraga endurance sejak usia muda, atlet yang mulai berlatih setelah usia 30 tahun, serta orang dewasa sehat yang bukan atlet.

Hasil penelitian menunjukkan orang yang rutin menjalani olahraga endurance memiliki risiko 86 persen lebih tinggi memiliki lebih dari satu plak di pembuluh darah jantung dibandingkan orang dewasa sehat yang tidak rutin melakukan olahraga endurance.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut