Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dirjen Imigrasi Kecam Event Lari Diskriminatif Bali Silent Disco, Cekal WNA yang Jadi Panitia
Advertisement . Scroll to see content

Rutin Lari Berisiko Tingkatkan Plak Jantung, Begini Kata Dokter

Senin, 27 Juli 2026 - 14:52:00 WIB
Rutin Lari Berisiko Tingkatkan Plak Jantung, Begini Kata Dokter
Sejumlah penelitian menunjukkan olahraga lari, terutama lari jarak jauh atau maraton, ternyata berkaitan dengan peningkatan plak di pembuluh darah jantung. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Temuan serupa juga ditemukan dalam penelitian terhadap pelari maraton. Volume plak di pembuluh darah jantung memang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Namun, diameter pembuluh darah mereka tidak mengalami penyempitan yang signifikan.

Meski demikian, dr. Adam menegaskan peningkatan plak tersebut tidak otomatis membuat seseorang lebih berisiko mengalami penyakit jantung atau meninggal dunia.

Dia juga mengutip penelitian lain yang melibatkan 108 pelari maraton. Hasilnya menunjukkan risiko penyakit jantung dan kematian pada kelompok pelari tersebut tidak berbeda signifikan dibandingkan orang dewasa sehat, meskipun memiliki plak pembuluh darah jantung lebih banyak.

Menurut dr. Adam, ada beberapa dugaan yang menjelaskan mengapa olahraga endurance berkaitan dengan munculnya plak. Salah satunya karena aktivitas fisik dengan intensitas tinggi dan dilakukan dalam waktu lama memberikan stres berulang pada pembuluh darah jantung.

Selain itu, lari jarak jauh juga dapat memicu peradangan sementara yang diduga ikut berkontribusi terhadap proses pembentukan plak. Meski begitu, mekanisme tersebut masih terus diteliti.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut