Sering Overthinking Bisa Jadi Tanda IQ Tinggi? Ini Penjelasan Dokter
Overthinking Tidak Selalu Berarti Kekurangan
dr Adam menilai temuan tersebut memberikan perspektif berbeda mengenai kebiasaan berpikir secara mendalam. Overthinking dapat muncul karena otak terbiasa menganalisis berbagai kemungkinan secara detail.
"Dari jurnal ini kita belajar bahwa overthinking itu bukan cacat atau kekurangan, melainkan bisa jadi produk dari otak yang terbiasa menghasilkan analisis mendalam," katanya.
Kendati demikian, kemampuan berpikir mendalam tetap perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola kecemasan. Jika pikiran berlebihan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, hubungan sosial, atau produktivitas, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
"Selama kecemasannya bisa dikendalikan, harusnya IQ yang relatif tinggi tersebut bisa diarahkan ke sesuatu yang lebih baik," ujarnya.
Editor: Dani M Dahwilani