Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gaya Hidup Vs Genetik: Mana yang Lebih Berpengaruh pada Diabetes?
Advertisement . Scroll to see content

Sering Terabaikan, Makanan dengan Indeks Glikemik Tinggi Picu Jerawat 

Kamis, 09 Januari 2025 - 20:14:00 WIB
Sering Terabaikan, Makanan dengan Indeks Glikemik Tinggi Picu Jerawat 
Dokter sonia wibisono menjelaskan dampak negatif mengonsumsi gula berlebihan, salah satunya jerawat. (Foto: Yava Bali)
Advertisement . Scroll to see content

"Kalau sudah begitu, kotoran akan semakin gampang menempel pada kulit hingga akhirnya menyebabkan jerawat," ungkap dr Sonia. 

Penyebab acne development yang muncul karena gula, itu karena indeks glikemik dari gulanya itu sendiri yang membuat inflamasi. Pola makan dengan makanan berindeks glikemik tinggi, seperti gula rafinasi dan karbohidrat olahan, bisa meningkatkan kadar insulin dan peradangan, yang dapat memicu jerawat jadi lebih parah. 

Sebaliknya, makan makanan Low-GI atau indeks glikemik rendah bisa bantu jaga kadar gula darah tetap stabil dan mengurangi keparahan jerawat.

Efek Negatif Konsumsi Gula Berlebih

Selain menyebabkan jerawat, konsumsi gula secara berlebihan dapat memberikan efek negatif, seperti : 

1. Tengkuk menghitam (Acanthosis Nigricans): tanda awal resistensi insulin akibat gula berlebih.
2. Penuaan dini: gula dapat merusak kolagen dan elastin kulit, membuat kulit lebih cepat kendur dan berkerut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut