Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Tak Hanya di Rumah Demam Dengue Bisa Terjadi di Tempat Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Studi UGM: Vaksin DBD Berpotensi Turunkan Kasus Rawat Inap dan Kematian

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:21:00 WIB
Studi UGM: Vaksin DBD Berpotensi Turunkan Kasus Rawat Inap dan Kematian
Vaksin Dengue masih belum menjadi imunisasi wajib pemerintah. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Penelitian itu juga menemukan bahwa kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum sepenuhnya menghilangkan beban finansial pasien. Peserta JKN masih harus mengeluarkan biaya mandiri untuk kebutuhan nonmedis, seperti transportasi dan akomodasi pendamping, serta menghadapi kehilangan pendapatan akibat tidak dapat bekerja selama masa perawatan.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), mengatakan dampak dengue tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi keluarga.

"Pada saat salah satu anak terserang infeksi dengue dan perlu perawatan di rumah sakit, maka orang tua harus mendampingi sehingga kehilangan waktu untuk bekerja dan mengurangi produktivitas. Demikian pula jika orang tua yang sakit, keluarga harus merawat dan dapat mengganggu suasana dan ekonomi keluarga," ungkap Prof Sri. 

"Selain biaya perawatan dan pengobatan, dampak lain yang tidak tampak adalah terganggunya produktivitas, apalagi pemulihan dari infeksi dengue memerlukan waktu sekitar satu hingga dua minggu," sambungnya. 

Pencegahan Dengue Harus Komprehensif

Prof. Sri menegaskan bahwa pengendalian dengue tidak bisa lagi hanya mengandalkan upaya konvensional seperti 3M Plus. Menurutnya, diperlukan pendekatan yang lebih menyeluruh melalui kolaborasi berbagai pihak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut