Studi UGM: Vaksin DBD Berpotensi Turunkan Kasus Rawat Inap dan Kematian
"Menghadapi ancaman penyakit dengue yang begitu berat dan meluas, kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan satu atau dua upaya pencegahan konvensional seperti 3M Plus. Kita membutuhkan sesuatu yang komprehensif," kata Prof Sri.
"Perlu ada sinergi kuat yang mengintegrasikan pengendalian vektor nyamuk, penguatan diagnosis dini di fasilitas kesehatan, serta adopsi intervensi medis yang inovatif seperti vaksinasi. Hanya melalui upaya komprehensif inilah kita dapat membangun perlindungan yang kuat bagi anak-anak dan masyarakat luas dari dengue," tambahnya.
Para ahli berharap hasil kajian tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam memperkuat strategi pencegahan dengue di Indonesia. Dengan pendekatan yang komprehensif, beban kesehatan maupun ekonomi akibat penyakit ini diharapkan dapat ditekan secara berkelanjutan.
Editor: Muhammad Sukardi