Ternyata, Kesepian Bisa Picu Penyakit Jantung
Kadar kortisol ini lebih dikenal dengan sebutan hormon stres, sebab kortisol biasanya diproduksi lebih banyak saat kita sedang mengalami stres. "Dan keadaan stres yang terus-menerus ini menghasilkan "keausan" yang dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular," lanjutnya.
Sebelumnya, pada 1990-an, ada tim peneliti Swedia yang mewawancarai hampir 1.300 pasien yang akan menjalani operasi bypass arteri koroner. Pasien diminta untuk menanggapi "ya" atau "tidak" terhadap 38 pernyataan mengenai kesehatan mental dan fisik.
Hasilnya, pasien yang mengatakan bahwa mereka merasa kesepian, 2,5 kali lebih mungkin meninggal dalam 30 hari setelah operasi daripada mereka yang tidak.
Dukungan atau supporting system memang dapat digolongkan sebagai salah satu faktornya. Namun, setengah dari mereka yang mengaku kesepian rupanya telah berstatus menikah atau tinggal bersama orang lain.
Editor: Nanang Wijayanto