Tidur Lagi 30 Menit Usai Bangun Bikin Mimpi Terasa Nyata? Ini Penjelasan Dokter
“Plus ada fenomena namanya REM rebound. Tidur kepotong bikin otak balas dendam masuk REM lebih cepat dan lebih intens. Hasilnya, mimpi jadi panjang, vivid, terasa real. Apalagi di fase REM, amigdala dan hipokampus pusat emosi aktif banget. Sementara prefrontal kita hampir off. Makanya mimpinya emosional dan absurd,” tambahnya.
Kenapa Mimpi Terasa Sangat Nyata?
Kombinasi aktivitas berbagai bagian otak selama fase REM dapat membuat mimpi terasa sangat hidup. Pusat emosi seperti amigdala dan hipokampus menjadi aktif, sementara fungsi prefrontal cortex belum sepenuhnya kembali optimal.
Kondisi inilah yang dapat membuat seseorang mengalami mimpi yang terasa emosional, aneh, tidak masuk akal, tetapi seolah-olah benar-benar terjadi.
Karena itu, pengalaman terbangun untuk kedua kalinya setelah tidur sebentar pada pagi hari terkadang disertai kebingungan atau sensasi masih terbawa suasana mimpi.
Untuk mengurangi rasa pening dan efek sleep inertia, dr Decsa menyarankan agar seseorang tidak kembali tidur setelah alarm pertama berbunyi jika memang sudah cukup tidur.
“Nah jadi, kalau udah bangun pagi, mending kena sinar matahari langsung, minum air putih, gerak ringan. Daripada tidur lagi yang malah bikin pusing dan dihantui mimpi-mimpi yang aneh,” ujarnya.
Editor: Dani M Dahwilani