Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gejala Virus Baru ALTNV Disebabkan Gigitan Kutu, Demam hingga Kelelahan
Advertisement . Scroll to see content

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

Jumat, 11 September 2026 - 16:04:00 WIB
Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!
Ilustrasi pasien yang sakit infeksi virus. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Meski menimbulkan sejumlah gejala dan perubahan pada hasil pemeriksaan darah, seluruh pasien dalam kelompok yang hanya terinfeksi ALTNV tersebut dilaporkan pulih tanpa gejala sisa.

Artinya, berdasarkan data penelitian yang tersedia saat ini, ALTNV belum menunjukkan bahwa infeksi tunggal virus tersebut memiliki tingkat keparahan yang tinggi atau mematikan.

Risiko Lebih Besar saat Terjadi Koinfeksi

Kondisinya berbeda ketika ALTNV ditemukan bersama Dabie bandavirus (DBV). DBV merupakan virus yang menyebabkan severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS), penyakit yang dapat berkembang menjadi kondisi berat.

Dalam penelitian, terdapat 38 pasien yang mengalami koinfeksi ALTNV dan DBV.

Dibandingkan pasien yang hanya terinfeksi DBV, kelompok koinfeksi lebih sering mengalami gejala pernapasan, yakni 61 persen berbanding 38 persen.

Gangguan fungsi ginjal juga lebih banyak ditemukan pada kelompok tersebut, yakni 84 persen dibandingkan 66 persen pada pasien yang hanya mengalami infeksi DBV. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut