Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!
Meski menimbulkan sejumlah gejala dan perubahan pada hasil pemeriksaan darah, seluruh pasien dalam kelompok yang hanya terinfeksi ALTNV tersebut dilaporkan pulih tanpa gejala sisa.
Artinya, berdasarkan data penelitian yang tersedia saat ini, ALTNV belum menunjukkan bahwa infeksi tunggal virus tersebut memiliki tingkat keparahan yang tinggi atau mematikan.
Kondisinya berbeda ketika ALTNV ditemukan bersama Dabie bandavirus (DBV). DBV merupakan virus yang menyebabkan severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS), penyakit yang dapat berkembang menjadi kondisi berat.
Dalam penelitian, terdapat 38 pasien yang mengalami koinfeksi ALTNV dan DBV.
Dibandingkan pasien yang hanya terinfeksi DBV, kelompok koinfeksi lebih sering mengalami gejala pernapasan, yakni 61 persen berbanding 38 persen.
Gangguan fungsi ginjal juga lebih banyak ditemukan pada kelompok tersebut, yakni 84 persen dibandingkan 66 persen pada pasien yang hanya mengalami infeksi DBV.