Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?
Advertisement . Scroll to see content

Waspada! Ini Tanda-Tanda Abu Vulkanik Masuk ke Paru

Jumat, 11 September 2026 - 11:13:00 WIB
Waspada! Ini Tanda-Tanda Abu Vulkanik Masuk ke Paru
Ilustrasi sesak napas. (Foto: Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Batuk, baik batuk kering maupun disertai rasa tidak nyaman pada tenggorokan.
  • Tenggorokan terasa teriritasi atau kering akibat paparan partikel.
  • Mengi, yakni munculnya suara seperti siulan saat bernapas.
  • Rasa tidak nyaman atau berat di dada.
  • Sesak napas, terutama pada orang yang memiliki asma, PPOK, atau penyakit paru kronik lainnya.
  • Penurunan toleransi aktivitas, misalnya lebih cepat merasa sesak atau lelah ketika melakukan aktivitas yang biasanya dapat dilakukan tanpa masalah.

Menurut dr. Sondang, semakin kecil ukuran partikel, semakin besar kemungkinan partikel tersebut masuk ke bagian saluran pernapasan yang lebih dalam.

Namun, dampak abu vulkanik tidak hanya ditentukan oleh ukuran partikelnya. Konsentrasi abu di udara, lamanya paparan, serta komposisi mineral dan kimia abu turut memengaruhi risiko terhadap kesehatan.

Siapa yang Harus Lebih Waspada?

Tidak semua orang memiliki tingkat kerentanan yang sama terhadap paparan abu vulkanik.

Anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki penyakit paru atau kardiovaskular perlu lebih berhati-hati. Pada penderita asma, PPOK, maupun penyakit paru kronik lainnya, abu vulkanik dapat memicu atau memperberat gejala yang sebelumnya sudah terkontrol.

Bila memiliki penyakit paru dan harus berada di area yang terdampak abu, obat rutin maupun inhaler sebaiknya tetap digunakan sesuai anjuran dokter. Obat pelega juga perlu tersedia apabila sebelumnya memang telah diresepkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut