مِنْهَا أرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ
Refleksi 1 Muharram 1445 Hijriah, Haedar Nashir: Saatnya Umat Islam Bangkit Mengubah Nasib
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At Taubah: 36)
Dari ayat di atas yang dimaksud dengan empat bulan haram adalah bulan Dzul Qa'dah, Dzulhijjah, Muharram (tiga bulan ini berurutan) dan Rajab.
Inilah Keutamaan Bulan Muharram, Tahun Baru Islam
Lantas, mengapa bulan Muharram disebut bulan haram? Hal itu karena bulan ini dimuliakan oleh masyarakat Arab, dari zaman jahiliyah hingga zaman Islam. Pada bulan-bulan haram, peperangan tidak diizinkan.
Az Zuhri berkata:
"كان المسلمون يعظمون الأشهر الحرم"
"Dulu para sahabat menghormati syahrul hurum" (HR. Abdurrazaq dalam al-Mushannaf, 17301)
Dari Abu Bakrah radliallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: