Hikmah

Hakikat Sidratul Muntaha dalam Isra Miraj, Lambang Kebijaksanaan Tertinggi Nabi SAW

Kastolani ยท Rabu, 10 Maret 2021 - 06:30:00 WIB
Hakikat Sidratul Muntaha dalam Isra Miraj, Lambang Kebijaksanaan Tertinggi Nabi SAW
Nabi Muhammad SAW menjalani isra miraj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke Sidratul Muntaha dan mendapat perintah sholat. (Foto: AFP)

Allah menurunkan wahyu-Nya kepadaku (Nabi SAW), dan Dia memfardukan atas diriku salat lima puluh kali setiap siang dan malam hari. Lalu saya turun hingga sampai ke tempat Musa berada. Musa bertanya, "Apakah yang telah difardukan oleh Tuhanmu atas umatmu?" Saya menjawab, "Lima puluh salat setiap siang dan malam hari."

Musa berkata, "Kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah keringan­an kepada-Nya buat umatmu. Karena sesungguhnya umatmu tidak akan mampu melakukannya. Sesungguhnya aku pernah mencoba Bani Israil dan menguji mereka."

Maka saya kembali kepada Tuhanku dan berkata, "Wahai Tuhanku, berikanlah keringanan buat umatku." Maka Dia meringankan lima salat buatku. Lalu saya turun hingga sampai ke tempat Musa berada, dan Musa bertanya, "Apakah yang telah engkau lakukan?" Saya menjawab, "Allah telah memberikan keringanan lima kali salat buatku."

Musa berkata, "Sesungguhnya umatmu tidak akan mampu melaku­kannya. Kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah lagi keringanan kepada-Nya buat umatmu." Saya terus menerus bolak balik antara Musa dan Tuhanku, dan Tuhanku memberikan keringanan kepadaku lima kali salat setiap saya menghadap.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: