Hukum Amalan Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan Setelah Witir, Bolehkah?
Di sisi lain, pelaksanaan sholat Tahajud terjadi pada sepertiga malam terakhir, yang berarti dikerjakan setelah sholat Witir. Pasalnya, umat Muslim diharuskan untuk tidur terlebih dahulu sebelum menunaikan sholat Tahajud.
Doa Ziarah Kubur yang Shahih Sesuai Ajaran Rasulullah, Beserta Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
Di sinilah timbul pertanyaan mengenai boleh atau tidaknya mengerjakan sholat Tahajud setelah sholat Witir. Adapun penjelasannya, yang dilansir iNews.id dari berbagai sumber, Kamis (21/3/2024), adalah sebagai berikut.
Perlu diketahui sebelumnya bahwa anjuran untuk menjadikan sholat Witir sebagai penutup sholat malam berhukum sunnah. Dengan kata lain, umat Muslim yang ingin mengerjakan sholat malam lain setelah sholat Witir, termasuk sholat Tahajud tetap diperbolehkan.
Doa Ilmu yang Bermanfaat, Penting Diamalkan Setiap Muslim yang Sedang Belajar
Bolehnya hal tersebut merujuk pada sebuah hadits dari ‘Aisyah, di mana ia pernah menceritakan mengenai shalat malam yang dilakukan Rasulullah.
كَانَ يُصَلِّى ثَلاَثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّى ثَمَانَ رَكَعَاتٍ ثُمَّ يُوتِرُ ثُمَّ يُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ قَامَ فَرَكَعَ ثُمَّ يُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ بَيْنَ النِّدَاءِ وَالإِقَامَةِ مِنْ صَلاَةِ الصُّبْحِ.
Hukum Memperingati Nuzulul Quran, Apakah Haram dan Bid'ah?
Artinya: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melaksanakan shalat 13 rakaat (dalam semalam). Beliau melaksanakan shalat 8 rakaat kemudian beliau berwitir (dengan 1 raka’at). Kemudian setelah berwitir, beliau melaksanakan shalat dua raka’at sambil duduk. Jika ingin melakukan ruku’, beliau berdiri dari ruku nya dan beliau membungkukkan badan untuk ruku’. Setelah itu di antara waktu adzan subuh dan iqomahnya, beliau melakukan shalat dua raka’at. (HR. Muslim no. 738)