Hikmah

Khutbah Nabi Muhammad SAW yang Terakhir

Kastolani ยท Rabu, 24 November 2021 - 21:22:00 WIB
Khutbah Nabi Muhammad SAW yang Terakhir
Muslim melakukan wukuf dalam puncak ibadah haji di Padang Arafah. Di tempat inilah, Nabi Muhammad SAW khutbah yang terakhir dalam haji wada. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Khutbah Nabi Muhammad SAW yang terakhir terjadi saat Haji Wada atau perpisahan di Padang Arafah pada tahun ke-10 Hijriyah. Kala itu, Rasulullah SAW berkhutbah di hadapan kaum muslimin.

Tidak lama kemudian, Nabi SAW wafat, yaitu 81 hari sesudah menunaikan haji wada. 

Disebutkan dalam hadits, keadaan di Padang Arafah merupakan di Padang Mahsyar saat manusia dibangkitkan kelak pada hari Kiamat. 

Saat melaksanakn haji wada Nabi Muhammad SAW bertolak dari Mina menuju Padang Arafah setelah matahari terbit di Hari ke-9 Dzulhijjah (Hari Arafah).

Rasulullah SAW kemudian membuat kemah di kaki Jabal Rahmah dan berdiam di dalam kemah itu hingga matahari tergelincir di waktu Zuhur. 

Setelah itu, Rasulullah SAW naik unta kesayangannya bernama Al-Qaswa kemudian berdoa sambil mengangkat kedua tangannya.

Rasulullah SAW kemudian pergi menuju Wadi Uranah yang telah dipenuhi kaum muslim. Di tempat itu, Nabi SAW menyampaikan khutbah terakhir.

Isi Khutbah Nabi Muhammad SAW yang terakhir ini sarat makna di antaranya tetap berpegang teguh kepada Al Quran dan Hadits (Sunnah), dilarang membunuh dan berbuat aniaya serta zalim. 

Berikut khutbah Nabi Muhammad yang terakhir dalam Haji Wada:

Dari Abu Bakrah, bahwa Nabi SAW berkhutbah dalam haji wada'nya. Antara lain Nabi SAW bersabda: Ingatlah, sesungguhnya zaman telah berputar seperti keadaannya sejak hari Allah menciptakan langit dan bumi. 

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda