Kisah Imam Bukhari Mengembara Menuntut Ilmu hingga Hafal 300.000 Hadits
Hafal 300.000 Hadits
Imam Bukhari hafal 100.000 hadits shahih sanad dan matannya. Serta hafal 200.000 hadits tidak shahih sanad dan matannya. Sebagaimana pernyataan beliau: "Saya hafal 100.000 hadits shahih, dan 200.000 hadits yang tidak shahih.
Pada usia 18 tahun, beliau mulai menuliskan kitab Qadlaya al-Sahabah wa al-Tabi’in. Kemudian Muhammad bin Isamil ini pergi ke Madinah untuk mempelajari hadis dari para ulama di sana.
Di Madinah, beliau menulis kitab at-Tarikh alKabir; kitab tentang biografi para perawi hadits di samping makan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم .Hampir-hampir beliau menuliskan cerita tersendiri di setiap biografi ulama yang beliau tulis, tapi khawatir terlalu banyak maka tak jadi beliau tulis.
Imam Bukhari menulis biografi lebih dari 1.000an ulama dalam bukunya at-Tarikh tersebut. Imam Bukhari juga shalat 2 rakaat setiap menulis satu biografi ulama.
Imam Bukhari belajar di Makkah dan Madinah, atau terkenal dengan nama Hijaz selama 6 tahun, yaitu dari tahun 210 H – 216 H.
Mengembara ke Sejumlah Negara