Hikmah

Pengertian Halalan Thayyiban, Kriteria dan Manfaat Mengonsumsi Makanan Halal

Kastolani · Rabu, 07 Desember 2022 - 20:19:00 WIB
Pengertian Halalan Thayyiban, Kriteria dan Manfaat Mengonsumsi Makanan Halal
Muslim diperintahkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang halalan thayyiban. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Pengertian halalan thayyiban penting diketahui dan dipahami Muslim terutama dalam mencari rezeki maupun ketika mengonsumsi makanan dan minuman.

Dalam Al Quran, cara mendapatkan rezeki dan mengonsumsi makanan yang halal dan yang baik disebut dengan halalan thayyiban. 

Kata halalan thayyiban disebutkan 4 kali dalam Al Quran yakni, Surat Al Baqarah ayat 168, Surat Al Maidah ayat 88, Surat Al Anfal ayat 69 dan Surat An-Nahl ayat 114.

Allah SWT berfirman dalam Surat An Nahl ayat 114

فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلالا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya: "Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepada kalian; dan syukurilah nikmat Allah, jika kalian hanya kepada-Nya saja menyembah". (QS. An Nahl: 114)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, bahwa Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman agar memakan rezeki-Nya yang halal lagi baik, dan bersyukur kepada-Nya atas karunia tersebut. Karena sesungguhnya Allah-lah yang mengarunia­kan nikmat itu kepada mereka, Dialah yang berhak disembah semata, tiada sekutu bagi-Nya.

Berdasarkan ayat tersebut jelaslah bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh seorang muslim hendaknya memenuhi 2 syarat, yaitu halal dan thayyib.

Pengertian Halalan Thayyiban

Dilansir dari Buku Fikih Kelas VII MTs Kemenag, makanan dan minuman yang halalan thayyiban pertama harus Halal. Artinya diperbolehkan untuk dikonsumsi dan tidak dilarang oleh hukum syara.

Kata halal berasal dari bahasa Arab yang berarti melepaskan, tidak terikat, dibolehkan. Secara etimologi halal berarti hal-hal yang boleh dan dapat dilakukan kerena bebas atau tidak terikat dengan ketentuan-ketentuan yang melarangnya.

Kedua, Thayyib (baik) artinya makanan atau minuman itu sehat, bergizi, mengandung nutrisi, dan bermanfaat untuk kesehatan.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian halalan thayyiban adalah semua jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak dilarang oleh syariat karena sehat, bergizi, proporsional dan aman bagi tubuh.

Makanan halal adalah makanan yang dibolehkan syariat Islam untuk dikonsumsi kecuali ada nash Al Quran atau Hadis yang mengharamkannya. 

Dengan kata lain bahwa semua makanan baik berupa tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, binatang dan lain-lain pada dasarnya adalah halalan thayyiban sampai ada dalil yang menyebutkan bahwa makanan tersebut haram hukumnya untuk dikonsumsi.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda