Hikmah

8 Syarat Khutbah Jumat Menurut Mazhab Imam Syafi'i

Kastolani ยท Jumat, 22 Oktober 2021 - 10:02:00 WIB
8 Syarat Khutbah Jumat Menurut Mazhab Imam Syafi'i
Syarat Khutbah Jumat penting diketahui dalam rangkaian pelaksanaan sholat Jumat. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Syarat khutbah Jumat penting diketahui agar sah sesuai syariat. Jika salah satu syarat khutbah Jumat tidak terpenuhi akan berimplikasi pada rusaknya khutbah. 

Ahmad Zarkasi MA dalam bukunya Rukun & Syarat Sah Khutbah Jumat 
menjelaskan, dalam Mazhab Imam Syafii yang dipegang mayoritas umat Islam di Indonesia disebutkan ada delapandsyarat khutbah Jumat.

Berikut 8 syarat khutbah Jumat:

1. Khutbah Jumat disampaikan dengan bahasa Arab secara berurutan di 3 rukun pertama.
Alasannya karena ini adalah ibadah ritual, alias ta’abbudiy, maka untuk menunaikannya harus sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Nabi SAW dan Rasulullah tidak menyampaikan kecuali dengan bahasa Arab.

Seperti takbiratul Ihram dan Surat al-fatihah dalam shalat. Keduanya harus dikerjakan sebagaimana datangnya; yakni dengan bahasa Arab. Karena kesemua adalah dzikir yang diwajibkan, maka tidak bisa diganti dengan selain bahasa yang dicontohkan.

2. Khutbah Jumat dilakukan setelah waktu zawal (tergelincir matahari ke arah barat).

Dalam pandangan madzhab al-Syafi’iyyah, shalat Jumat itu waktunya adalah waktu zuhur; yakni setelah zawal (tergelincirnya matahari ke arah barat). Karena memang khutbah adalah rangkaian awal shalat Jumat, maka itu khutbah harus dipastikan dilakukan di waktunya; yakni waktu zuhur, bukan sebelumnya.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: