Bigmo Akhirnya Minta Maaf usai Viral Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape
"Terima kasih atas pengertiannya. Semoga saya bisa membuktikan perubahan melalui tindakan, bukan hanya kata-kata," kata dia.
Permintaan maaf tersebut muncul di tengah bergulirnya proses hukum atas polemik yang menyeret namanya.
Ya, sejumlah advokat diketahui telah mengajukan Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya terkait dugaan pelibatan anak di bawah umur dalam promosi produk vape saat live streaming.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan bahwa pengaduan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi tengah mengidentifikasi anak yang diduga menjadi korban serta mendalami peristiwa yang dilaporkan.
Sebelumnya, nama Bigmo menjadi sorotan setelah cuplikan live streaming YouTube yang menampilkan dirinya bersama sejumlah anak viral di media sosial. Dalam video tersebut, terdengar seseorang menanyakan 'liquid nomor satu', kemudian Bigmo menimpali dengan pertanyaan serupa sebelum anak-anak bersama beberapa orang dewasa menyebut nama salah satu merek liquid vape.
Cuplikan video tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Sejumlah kreator konten, tenaga kesehatan, hingga warganet mengecam dugaan pelibatan anak di bawah umur dalam promosi produk vape.
Desakan juga sempat diarahkan kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar segera mengambil langkah atas kasus tersebut.
Editor: Muhammad Sukardi