Cegah TBC Sebelum Sakit, Kemenkes Ungkap Tantangan Pelacakan di Jakarta
Hal tersebut disampaikan Benjamin saat melakukan monitoring dan evaluasi program pemberantasan TBC di Kecamatan Taman Sari, Jakarta. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, delapan Puskesmas, serta sejumlah rumah sakit, termasuk RS Pelni, RS Sumber Waras, dan RS Cengkareng.
Menurut Benjamin, pelacakan kontak erat TBC di Jakarta memiliki tantangan tersendiri. Banyak masyarakat beraktivitas di luar rumah sehingga membutuhkan strategi khusus untuk menjangkau mereka yang berpotensi terpapar.
Karena itu, penanggulangan TBC membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat, Puskesmas, rumah sakit, hingga pemerintah wilayah. Pelacakan kontak erat harus diperkuat agar orang yang berisiko dapat segera menjalani pemeriksaan dan memperoleh obat pencegahan.
Benjamin menilai Jakarta memiliki modal besar untuk mempercepat eliminasi TBC karena didukung fasilitas kesehatan yang relatif lengkap.
“Jakarta memiliki fasilitas kesehatan yang cukup lengkap, mulai dari Puskesmas, rumah sakit hingga Puskesmas Pembantu. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat eliminasi TBC. Kita perlu terus mengevaluasi kelemahan dan memperbaiki strategi agar program ini semakin menjangkau masyarakat,” katanya.