Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nakes Hilda yang Komentar Ruang Jenazah Selalu Kosong ke Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Elda Putri Rahardini Dinonaktifkan dari RSUP dr Sardjito usai Komentar Jahat ke Pasien BPJS

Kamis, 06 Agustus 2026 - 10:34:00 WIB
Dokter Elda Putri Rahardini Dinonaktifkan dari RSUP dr Sardjito usai Komentar Jahat ke Pasien BPJS
Dokter Elda Putri Rahardini minta maaf usai komentar sadis ke pasien BPJS. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Ucapan tersebut menuai kritik karena dinilai menghina pasien dan tidak mencerminkan empati seorang dokter. Polemik semakin membesar setelah Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Di tengah derasnya kecaman publik, dr Elda kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui surat terbuka. Dia mengakui komentarnya tidak pantas, tidak etis, dan tidak mencerminkan nilai-nilai profesi kedokteran.

Sejumlah Dokter dan Nakes Sudah Minta Maaf

Kasus ini bermula dari unggahan Yurizal di Threads pada 22 Juli 2026 yang mengeluhkan lamanya menunggu kamar rawat inap sebagai pasien BPJS Kesehatan.

Alih-alih mendapat simpati, unggahan tersebut justru dibalas komentar bernada sinis dari sejumlah akun yang diduga milik dokter dan tenaga kesehatan. Setelah Yurizal meninggal dunia, tangkapan layar komentar-komentar tersebut kembali viral dan memicu kemarahan publik.

Sejak polemik mencuat, sejumlah tenaga kesehatan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Di antaranya dr Benny Christian Sihombing, dr Elda Putri Rahardini, Widhiyarini Pangestika, Hilda Clarissa Theophilus, dan Norma Zahara.

Meski hingga kini belum ada pernyataan resmi yang mengaitkan meninggalnya Yurizal dengan lamanya menunggu ruang rawat inap, kasus ini menjadi sorotan nasional dan memicu evaluasi terhadap etika tenaga kesehatan dalam menggunakan media sosial.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut