Film Nia Berujung Laporan Polisi, Sutradara Aditya Gumay dan Ruben Onsu Rugi Rp15 Miliar
Ketiadaan salinan kontrak tersebut kemudian berdampak pada rencana penjualan hak tayang film Nia ke pasar internasional. Aditya mengaku pihaknya mendapat tawaran dari calon pembeli luar negeri yang berminat membeli hak tayang film tersebut untuk wilayah Asia Pasifik hingga global.
Namun, tawaran itu belum dapat ditindaklanjuti karena pihaknya tidak mengetahui batasan teritori penayangan yang telah disepakati dalam kontrak dengan Netflix.
"Dia selalu bilang bahwa kontrak yang dia dapatkan dari pihak OTT itu adalah 'rahasia dapurnya dia'. Dia enggak mau ngasih tahu angkanya, dia enggak mau kasih tahu semuanya," ujar Aditya.
Selain persoalan kontrak, Aditya juga menyoroti dugaan adanya keuntungan ganda yang diterima Niki, yakni hak sebagai produser sekaligus komisi pemasaran atau marketing fee sebesar 20 persen.
Aditya mengaku telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Namun, upaya melalui somasi dan komunikasi yang dilakukan tim kuasa hukum disebut belum menemukan titik temu.