Kronologi Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar Seret Nama Kirana Larasati hingga Jennifer Coppen
Namun, menurut keterangan kuasa hukum, emas yang dijanjikan tidak kunjung diterima korban meski pembayaran telah dilakukan.
2. Korban Juga Ditawari Layanan Buyback Emas
Selain menawarkan emas melalui sistem PO, perusahaan diduga menjalankan transaksi pembelian kembali atau buyback emas bermerek Antam, UBS, dan BSI.
Dalam skema tersebut, konsumen disebut dijanjikan pembelian emas dengan harga tinggi. Akan tetapi, berdasarkan keterangan kuasa hukum pelapor, sejumlah korban mengaku tidak mendapatkan kembali uang maupun emas sesuai kesepakatan.
Dugaan masalah dalam transaksi tersebut kemudian menjadi salah satu dasar pelaporan terhadap perusahaan.
3. Kantor Cabang di Tiga Kota Dilaporkan Tutup
Kecurigaan para korban semakin menguat setelah kantor operasional perusahaan di Bali, Jakarta, dan Surabaya dilaporkan tutup.